SURABAYA, Sabtu (29/2/2026): Pada momentum bulan suci Ramadan, Gabungan Importir Nasional Indonesia (GINSI) Jawa Timur menggelar kegiatan sosial berupa pembagian ratusan paket takjil dan sembako kepada masyarakat di Kantor Ginsi Jatim, Sabtu (27/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam suasana Ramadan yang sarat dengan nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan dengan menyasar masyarakat yang membutuhkan, seperti warga prasejahtera yang ada di sekitar kantor Ginsi jatim, janda, serta pengguna jalan yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa. Paket sembako dan takjil dibagikan secara langsung oleh pengurus dan anggota GINSI Jatim sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Ketua GINSI Jatim Hanna Belladina menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial organisasi, sekaligus upaya memperkuat nilai kemanusiaan di tengah dinamika dunia usaha. “Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi dan mempererat hubungan antara pelaku usaha dengan masyarakat luas,” ujar Bella, panggilan akrab Hana Belladina.
Dari sisi organisasi, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat citra GINSI Jatim sebagai asosiasi yang tidak hanya fokus pada aktivitas perdagangan dan ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. “Melalui kegiatan ini, GINSI Jatim ingin menunjukkan bahwa dunia usaha dapat berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Bagi para anggota, kegiatan berbagi sembako dan takjil ini menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, empati, dan solidaritas antaranggota. Keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kontribusi sosial di luar aktivitas bisnis.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara pengurus, anggota, dan masyarakat. Interaksi yang terjalin secara langsung di lapangan diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih humanis dan saling memahami antara pelaku usaha dan lingkungan sekitarnya,” lanjut Bella.
Dari sisi masyarakat, pembagian sembako dan takjil ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung serta menambah keberkahan di bulan Ramadan.
GINSI Jatim juga berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi dan pelaku usaha lainnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan berbagi ini, GINSI Jatim menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi positif, tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdagangan, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan,” terangnnya.
Ke depan, GINSI Jatim berencana menjadikan kegiatan sosial seperti pembagian sembako dan takjil sebagai agenda rutin, khususnya pada momen-momen penting seperti Ramadan. Dengan demikian, kehadiran organisasi diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi anggota, masyarakat, serta lingkungan sekitar.(*)